#CeritanyaReview : What Happen to my Family




Review kali ini bakal bahas salah satu drama korea yang baru selesai aku tonton. Yapp judulnya What Happen to my Family. Kenapa akhirnya bisa nemu dan nonton ini? yang jelas bukan karena rekomendasi teman atau liat yang lagi trending di sosmed. Sesimpel abis masak mie instan terus buka laptop dan netflix, terus scrolling film apa yang bakal nemenin makan sampai habis. Karena kalo makan itu tontonanya gamau yang bikin mikir berat (ntar bisa muntah), jadilah mulai cari genre komedi atau slice of life. Biasanya tontonan pas lagi santai atau makan gini pasti Modern Family yang rasanya ga abis-abis episodenya, tapi yaa namanya juga manusia bisa bosen kan yaw. Lalu muncullah suggestion drama komedi korea yang salah satunya adalah drama ini. Jadi kalo bahasa anak jakselnya ini termasuk hidden gem lah yaa...
Dari previewnya, memperlihatkan seorang perempuan muda yang lagi bawa koper, dateng ke sebuah toko tahu dan bilang sama penjualnya kalo dia mau nikahin anak laki-lakinya. Kalo dilihat sekilas, suasana lingkungan set dramanya mirip Reply 1988. Nah karena previewnya itu jadi penasaran dan akhirnya di klik deh. 
Okee jadi sinopsis dari drama ini menceritakan tentang keluarga Cha yang dikepalai oleh seorang duda (Cha Sun-Bong) dan kehidupan dengan 3 anaknya (Gang-sim, Gang Jae, & Dal-bong) yang mumet dan berantakan lalu akhirnya bisa berubah menjadi keluarga yang lebih baik karena satu alasan. Seperti yang dibilang sebelumnya, genre series ini tu drama dan komedi dengan tambahan romance dan mengangkat isu keluarga. Total episodenya ada 53 dengan rata-rata per episodenya 1 jam. Sejujurnya baru kali ini nonton drama yang episodenya banyak plus durasinya panjang. Drama ini mulai tayang dari tanggal 16 Agustus 2015 sampai 15 Feb 2016 dengan jadwal tayang 2 hari perminggu. 
Jadi apa yang bikin betah nonton drama sepanjang ini?

Jawabannya karena drama ini relate dan dekat dengan kehidupan sehari-hari, plus aktor-aktris nya enak dipandang hehe (visual matters). Meskipun ada konflik tapi drama ini tetap ringan kalo ditonton sambil makan atau habis kerja. Diawal episode penonton dibuat emosi plus kesel sama si 3 anaknya ini. Gimana gak kesel kalo kelakuan mereka jauh banget dari kata berbakti :( Ini artinya akting mereka bagus sampe kebawa emosi dah dumel sendiri di awal episode. 




Nahh mulai dari sini agak dikit spoiler yaa...
Set awal menceritakan kalo di hari itu ayah mereka (Cha Sun-Bong) lagi berulang tahun, tapi gaada satupun yang ingat kecuali bibi mereka (adik Sun-Bong). Anak pertama keluarga ini (Gang-Sim) adalah seorang sekertaris pimpinan yang udah mengabdi 17 tahun dan performanya jangan ditanya, selalu bisa diandalkan sama bosnya, tapi giliran sama ayahnya sendiri boro-boro inget hari ulang tahunnya. Anak kedua (Gang-Jae) seorang dokter spesialis onkologi yang TOP banget di rumah sakitnya, selalu sibuk dan jarang angkat telfon dari keluarganya. Diantara kakak-kakak nya yang sukses, si bungsu (Dal-Bong) udah lama nganggur dan sekalinya kerja malah dijebak ikutan MLM hadehh. Lalu ada perempuan dari masa lalunya Dal-Bong (Kang=Seoul). Dia datang buat nagih janjinya Dal-Bong yang bilang kalo dia bakal nikahin ni perempuan kalo umurnya udah sekian tahun. Nahh dari sana deh cerita bermulai. 




Inti permasalahan atau konflik dari drama ini adalah gimana usaha Cha Sun-Bong buat bikin ke-tiga anaknya bisa berbakti dan akur selayaknya keluarga yang harmonis dengan membuat syarat perjanjian. Banyak adegan melow yang bikin nangis tapi banyak juga adegan konyol yg bikin ketawa.  Dengan nonton drama ini banyak nilai yang bisa diambil, dan sedikit banyak kita jadi tau perasaan orangtua terhadap anak-anaknya itu seperti apa. 




Endingnya sedihhh tapi happy juga, jadi eksekusi endingnya oke, ceritanya oke, aktornya juga oke! Bisa jadi rekomendasi drama korea buat ngisi waktu senggang :)) 

Selamat menonton dan sampai jumpa di CeritanyaReview berikutnya!!





0 comments