Sometimes we all afraid about the things we've never done
before.
Padahal kesempatan itu ada di depan mata. Tapi kadang kita
terlalu memikirkan hal buruk yang bahkan mungkin tidak akan terjadi. Terlalu memikirkan
apa yang akan dikatakan banyak orang, terlalu memikirkan peluang kesempurnaan dan
banyak hal sia sia lagi. Bukankah di setiap CV itu tertulis “trust is the
priciest thing” ?
Seseorang telah memberikan kepercayaan itu, then what’s
next? Menolak hanya karena alasan belum cukup mampu atau tidak mau dinilai
buruk? Atau maju dengan keyakinan dan tekad untuk mempelajari hal baru lalu
tidak peduli dengan judge orang lain?
Kalau spontanitas itu mencerminkan apa yang sebenarnya ada
di dalam diri kita, then believe this,
Im a risk taker.

0 comments