#CERITANYAREVIEW : THE ADAM PROJECT

 



Ryan Reynold is back!!

Notifikasi dari Netflix sudah muncul sejak beberapa hari sebelum film ini akhirnya rilis. Dilihat dari posternya, beberapa cast dari film ini terbilang menjual dan meyakinkan. Apalagi ada wajah Ryan Reynolds yang terpampang, ini sudah pasti film komedi. Ditambah Mark Rufallo dan Zoe Salandana yang kita tau mereka adalah cast sekuel avengers nya marvel. Jujur aku sendiri gak sempet buat liat trailernya, tiba-tiba udah rilis di Netflix. Tapi tanpa lihat sneak peak atau trailernya sebenernya udah terbayang ini film sci-fi yang dibalut komedi.

Sebelumnya pemeran utama film ini akan diperankan oleh Tom Cruise, tapi dalam pengembangannya film ni kemudian diakusisi produksinya oleh Netflix dan akhirnya Ryan Reynolds lah yang terpilih. Kalau dari awal genre film ini akan dibuat komedi, Ryan memang lebih cocok dibanding Tom Cruise yang auranya lebih tegas dan serius. Sutradara kawakan Shawn Levy ini juga sering memanggil Ryan untuk film-filmnya, seperti deadpool atau free guy. Kombinasi Shawn dan Ryan ini emang gak pernah salah. Termasuk di film ini yang membahas time travel dengan sederhana dan menyenangkan.

Simpelnya film ini menceritakan seorang pemuda bernama Adam yang berasal dari masa depan pergi ke masa lalunya untuk menghancurkan alat time travel agar tidak terjadi kekacauan di dunia. Adam dewasa dari masa depan bertemu dengan adam kecil di masa lalu. Darisana mereka bekerjasama mewujudkan misi yang dibantu ayahnya. Okee jadi kalau yang mau nonton filmnya, bisa stop sampe sini, karena abis ini bakal mengandung beberapa spoiler^^

Film ini dibuka dengan memperlihatkan suasana dystopian alias masa depan tepatnya tahun 2050. Adam dewasa dan pesawat luar angkasanya dikejar oleh pesawat milik sorian yang beberapa kali menembakan peluru, tapi Adam berhasil masuk wormhole (lubang cacing) dan akhirnya keluar di tahun 2022 tepat di gudang rumahnya. Sedangkan adam kecil yang sedang bermain video game dengan VR, mendengar suara dentuman keras dari belakang rumahnya. Akhirnya adam dewasa dan kecil bertemu. Meskipun agak sulit untuk mencerna apa yang terjadi, adam kecil akhirnya bisa menerima adam dewasa di rumahnya dan membantu adam dewasa menyelesaikan urusannya.

Di film atau series bertema time traveler modern seperti Dark, orang yang sama dari waktu yang berbeda dilarang untuk berkomunikasi karena akan menggangu tatanan waktu itu sendiri. Tapi di film ini justru dengan gamblang nya adam kecil dan dewasa berbincang seolah tidak terjadi apa-apa. Hal ini jadi buat bingung penonton dan terkesan kurang realistis. Tapi disela pembicaraan mereka, adam kecil juga ternyata menanyakan hal yang sama dengan yang ada di benak penonton. Adam kecil mengaitkannya dengan teori dunia alternative atau multiverse. Tapi adam dewasa malah mengoloknya dan mengatakan ia banyak menonton film fantasi. Adam dewasa menjelaskan bahwa tiap manusia berada di waktu tetap. Tempat asal manusia secara kuantum, dimana kita tidak mengusik aliran waktu seperti tindakannya. Adam dewasa menjelaskan bahwa ketika ia kembali ke waktu tetap (fixed time), ingatan mereka akan kembali dan menyesuaikan. Agak berlainan dengan teori sebelah, tapi mungkin ini tidak cukup popular teorinya.

Kedua adam yang akhirnya sepakat untuk bekejasama, memulai perjalanan misinya dengan pergi tahun 2018 menemui ayahnya setelah dibantu oleh istri adam dewasa yang mengalahkan pasukan sorian milik Maya. Ditahun 2022 ini, ayahnya telah meninggal dan adam hanya tinggal bersama ibunya. Ayahnya yang merupakan seorang fisikawan telah menciptakan sebuah mesin perjalanan waktu yang didanai oleh Maya Sorian (rekan kerja ayahnya). Di masa depan, Maya yang kemudian mendirikan perusahaan bernama Sorian mengguakan kekuatannya ini untuk hal yang buruk, salah satunya mencoba membunuh istri adam dewasa bernama Laura (Zoe). Alasan itulah yang membuat kedua adam ini membujuk ayahnya agar mau membantu menghancurkan alatnya, karena hanya ayahnya lah yang tau algoritma atau rumus dari mesin time traveler tersebut.

Ryan Relnolds dan gaya khasnya yang brandal ditambah Walker Scobell actor untuk adam kecil yang juga pecicilan dan usil adalah pepaduan yang cocok. Bayangkan kamu memecahkan misi bersama dengan dirimu di masa lalu. Pasti canggung dan aneh rasanya. Tapi di film ini mereka berdua diperlihatkan selayaknya adik-kakak yang saling terhubung.

Diakhir misinya, mesin time traveler telah hancur dan mereka terpaksa kembali ke waktu tetapnya masing-masing. Sebelum itu terjadi, mereka menghabiskan waktu bersama ayahnya dengan bermain lempar bola. Yang menarik adalah, meskipun kedua adam ini ingin sekali memberi tahu ayahnya tentang kematiannya, ayahnya (Mark Rufallo) melarangnya memberitahu karena ia mengatakan bahwa apa yang terjadi tidak dapat diubah.

Secara keseluruhan film ini family-friendly yang artinya bisa ditonton anak kecil karena tidak mengandung konten sensitif. Untuk plotnya dan visualnya juga bagus dan nyaman ditonton. Meskipun mungkin terasa kurang ilmiah, tapi film ini berhasil menjelaskan time traveler dengan ringan dan sederhana tapi tetap menarik.

So, selamat menonton!!

 



0 comments