#CERITANYAREVIEW : THE WEEKEND AWAY

 



Another top 10 indonesian Netflix, here we go..

Seperti biasa, awal munculnya film ini di Netflix masih belum masuk top 10, tapi karena antusias dan rasa penasaran orang-orang jadilah beberapa hari kemudian langsung naik ke posisi 2 (saat review ini dibuat). Film bergenre thiller ini berdurasi 89 menit, dimana cukup untuk ditonton sebelum tidur atau waktu istrahat kantor karena tidak terlalu panjang. Disutradarai oleh seorang sutradara Australia Kim Farrant, film ini ternyata merupakan sebuah adaptasi dari novel dengan judul yang sama ciptaan Sarah Alderson. Karena belum baca novelnya, jadi review ini mungkin sebatas sudut pandang penikmat film aja yaa.



Sneak peak video yang ditampilkan di awal menunjukan seorang perempuan bernama Beth yang sedang kebingungan mencari temannya. Tipikal film thiller, lebih spesifiknya murder mystery. Film ini menceritakan dua orang sahabat (Beth & Kate) yang sedang melakukan liburan akhir pekan, seperti judulnya, di sebuah negara cantik Kroasia. Liburan yang berawal bahagia harus berakhir tragis saat salah satu dari mereka (Kate) menghilang setelah semalaman berpesta. Dari sinopsisnya sendiri pasti gampang ditebak kalo selama film ini kita dituntun untuk mencari kemana kate menghilang dan siapa yang membuatnya menghilang. Oke, overall resume ceritanya seperti itu. Setelah ini mungkin reviewnya akan mengandung spoiler. Soo, kalo yang mau nonton tanpa spoiler boleh berhenti sampe sini ^^



Film dimulai dengan menampilkan mayat yang mengambang di sungai. Scene ini sebenarnya seperti dua mata pisau tergantung bagaimana pengembangan ceritanya. Sayangnya di film ini scene awal tadi malah menjadikan spoiler buat penonton, karena ternyata endingnya jadi mudah ditebak.

Selanjutnya scene menampilkan keindahan negeri Kroasia dan seorang turis amerika bernama Beth yang sedang berada dalam taxi. Taxi tersebut dikendarai oleh seorang supir asal Suriah bernama Zain. Beth dan Kate akhirnya bertemu dan mereka merencanakan akhir pekan bersama di Kroasia. Beth yang sudah berkeluarga dan baru saja melahirkan putri pertamanya merasa lega bisa berlibur dan melepas penat sejenak dari rutinitasnya. Kate yang juga baru saja bercerai mengajak Beth pergi ke kelab malam untuk minum dan menghabiskan malam bersama pria-pria disana. Sepulang dari kelab malam Beth tidak sadarkan diri dan terlelap. Pagi harinya ia tidak dapat menemukan Kate dan ponselnya tidak bisa dihubungi. Merasa ada yang janggal, Beth melapor ke kepolisian setempat. Sampai disini penonton seakan dituntun untuk mencurigai orang-orang yang berada di sekitar tempat hilangnya Kate. Dari mulai Pavic, polisi yang pertama kali menangani kasus Kate, Zain si supir yang membantu Beth dari awal, sampai Beth sendiri yang dituduh membunuh temannya sendiri karena ternyata selama ini Kate berselingkuh dengan suaminya. 

Alur film ini juga terbilang bagus karena set up klimaksnya tidak terlalu panjang dan bertele-tele. Karena diawal film sudah diperlihatkan mayat di sungai, kita sebagai penonton disuruh untuk berfokus pada siapa pelakunya, bukan apa yang akhirnya terjadi pada Kate. Kita semua tau mayat diawal film itu adalah Kate. Mungkin karena durasinya yang tidak terlalu panjang dan ceritanya yang lumayan kompleks, jadi banyak permasalahan yang terlalu singkat muncul dan selesai. Tapi untungnya masih mudah dipahami dan gak bikin pusing.



Sebelum ending film, rekaman cctv menunjukan Pavic yang saat itu mengantar Kate pulang ke hotel. Film seolah ditutup dengan bukti rekaman cctv hotel itu dan kematian konyol Pavic. Kenapa konyol? Karena Pavic mati dengan cara yang tidak heroik dan estetik. Melihat durasi film masih tersisa sekitar 20 menit, Ini pasti ada twist, seperti film misteri pembunuhan lain. Dann ternyata tebakannya tidak salah.

Setelah kasus ditutup oleh kepolisian, Beth mendapatkan kembali passport nya dan akhirnya bisa kembali ke negara asal untuk bertemu anaknya. Beth memutuskan untuk berpisah dengan suaminya, namun sesekali masih datang ke rumahnya. Kedatangan Beth ini membongkar bahwa rekaman cctv itu tidak sepenuhnya benar dan menunjukan siapa yang sebenarnya membunuh Kate.



Overall, film ini bagus dan layak ditonton karena konfilknya terbilang ringan dan durasinya tidak panjang. Meskipun tema besarnya adakah teka-teki menemukan pelaku pembunuhan, tapi disajikan dengan sederhana dan alur yang mudah dipahami.


Selamat menonton!

0 comments